Centre for Chinese Indonesian Studies
Pusat Studi Indonesia Tionghoa (Center for Chinese Indonesian Studies / CCIS) adalah pusat kajian yang berada di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Kristen Petra yang berfokus pada penelitian multidisipliner mengenai komunitas Tionghoa di Indonesia. Fokus kajian meliputi sejarah, identitas, budaya, bahasa, sosial, ekonomi, dan dinamika relasi antar-etnis dalam masyarakat Indonesia.
Visi pusat studi ini adalah menjadi pusat rujukan akademik dalam kajian Indonesia Tionghoa yang berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, penguatan identitas budaya, serta peningkatan pemahaman antar-etnis dalam masyarakat Indonesia yang majemuk.
Lingkup kerja CCIS mencakup empat bidang utama:
- Dokumentasi – pengumpulan dan pelestarian berbagai arsip, sejarah lisan, foto, dan dokumen terkait kehidupan komunitas Tionghoa Indonesia.
- Penelitian multidisipliner – kajian akademik yang melibatkan bidang linguistik, sastra, antropologi, sosiologi, arsitektur, ekonomi, dan bisnis.
- Pengembangan jejaring penelitian – kerja sama dengan lembaga penelitian, universitas, dan organisasi baik di dalam maupun luar negeri.
- Penguatan kesadaran identitas dan budaya – kegiatan ilmiah dan publik untuk meningkatkan pemahaman tentang identitas dan budaya Tionghoa Indonesia dalam konteks kebinekaan.
Keunggulan CCIS terletak pada pendekatan multidisipliner, koleksi dokumentasi khusus tentang komunitas Tionghoa Indonesia, serta jejaring akademik yang melibatkan peneliti dari berbagai bidang ilmu. Anggota aktif pusat studi terdiri dari dosen, peneliti, dan mitra akademik yang memiliki minat penelitian terkait kajian Tionghoa Indonesia.
Budi Kurniawan, S.Kom., B.A., M.Hum.
Fasilitas Pendukung
Koleksi khusus “Chinese in Indonesia” di Perpustakaan Universitas Kristen Petra (koleksi buku, arsip, dokumen penelitian, sejarah lisan, dan koleksi digital terkait komunitas Tionghoa Indonesia).
Dokumentasi Kegiatan CCIS
Riwayat Hibah Penelitian
- 2013-2015 | Hibah P2M DIKTI | “Identitas orang Tionghoa ditinjau dari nama, agama dan pendidikan masyarakatnya”
- 2016-2018 | Hibah P2M DIKTI | “Negosiasi Identitas Dalam Upacara Dan Ritual Pernikahan Orang Tionghoa Di Surabaya”
- 2017-2019 | Hibah P2M DIKTI | “Globalisasi dalam Formasi Identitas dan Nasionalitas serta Responsi Lokal di Bidang Bahasa, Seni, dan Budaya Populer”
- 2018 | Hibah Ministry of Foreign Affairs, Taiwan | “Cultural Envisagement of Being Chinese: The (Ethnic) Experience of Chinese Indonesians living in Indonesia and Taiwan”
Daftar Publikasi Unggulan
- Kurniawan, B., & Suprajitno, S. (2019). Chinese as a Cultural Capital: The Case Study of Chinese Heritage Language Learners. K@ta, 21(1), 1-9. https://doi.org/https://doi.org/10.9744/kata.21.1.1-9
- Kurniawan, B. (2019). Hybridity in Action and Crossing Ethnic Boundaries in the Films Ngenest and Cek Toko Sebelah. Lingua Cultura, 13(2), 127-135.
- (https://journal.binus.ac.id/index.php/Lingua/article/view/5700)
- Suprajitno, S., & Kurniawan, B. (2022). Chinese Language Investment: Pesantren and Social Reproduction Challenges. Jordan Journal of Modern Languages & Literatures, 14(4), 755-774. https://doi.org/10.47012/jjmll.14.4.3
- Halim, S. T., & Kurniawan, B. (2021). Chinese Family Language Policy in The Context of Trilingual Schools in Surabaya. Eralingua: Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra, 5(2), 339-354.
- Suprajitno, Setefanus (2015) Watching Chinese Indonesians through the Lens of Camera. In: The 2nd International Conference on Chinese Indonesian Studies 2015, 05-02-2015, Bandung – Indonesia.
- Kuntjara, E., & Hoon, C. Y. (2020). Reassessing Chinese Indonesian stereotypes: two decades after Reformasi. South East Asia Research, 28(2), 199-216.
- Hoon, C. Y., & Kuntjara, E. (2019). The politics of Mandarin fever in contemporary Indonesia: Resinicization, economic impetus, and China’s soft power. Asian Survey, 59(3), 573-594.
- Kuntjara, E., Suprajitno, S., & Djundjung, J. M. (2018). Surviving Chineseness in Chinese Indonesian Wedding Celebration (Pengekalan Elemen Kecinaan dalam Perkahwinan Orang Tionghoa Indonesia). Journal of Chinese Literature And Culture 馬大華人文學與文化學刊, 6(1), 1-18.
- Kuntjara, E. H., & Karsono, O. M. F. Rumah Sembayang Keluarga The Goan Tjing.
- Suprajitno, S. (2020). Reconstructing Chineseness: Chinese Media and Chinese Identity in PostReform Indonesia. KEMANUSIAAN The Asian Journal of Humanities, 27(1), 1-23.
- Suprajitno, Setefanus (2019) Here Comes the Style: Cultural Modernity in Chinese Indonesian Weddings. In: The 4th Asia Pacific Research in Social Sciences and Humanities, 15-08-2019 – 15-08-2019, Jakarta – Indonesia.
- Olivia (2022). Penelitian tentang Sejarah dan Budaya Klenteng Boen Bio, Surabaya. Journal of Chinese Literature And Culture 马大华人文学与文化学刊, 9(1), 1-30.
- https://ejournal.um.edu.my/index.php/JCLC/article/view/37765
- Piollet, P. (2014). The Unseen Colors: Photographic Journeys Into the Lives of Chinese Indonesians from 1972 to 2001. Petra Press.
